16 Macam-Macam Kata Penghubung dan Contohnya dalam Kalimat

Macam-Macam Kata Penghubung dan Contohnya dalam Kalimat Kata penghubung atau konjungsi adalah sebuah kata tugas yang berfungsi untuk menggabungkan klausa dengan klausa, kalimat dengan kalimat dan paragraf dengan paragraf. Kata penghubung antar klausa seringkali dijumpai di tengah suatu kalimat.

Sementara contoh kata penghubung antar kalimat dan antar paragraf terdapat di awal sebuah paragraf. Berdasarkan fungsinya konjungsi atau kata hubung terdiri dari beberapa jenis, yaitu

1. Konjungsi Aditif atau Gabungan Konjungsi aditif atau gabungan merupakan konjungsi yang berfungsi menghubungkan antar klausa, kalimat dan paragraf yang memiliki kedudukan yang sama. Kata hubung yang sering digunakan untuk konjungsi ini adalah : dan, lagipula, dan serta. Contoh : Ibu sedang memasak dan Ayah membaca koran. Ayah, Ibu serta Kakak akan ke Bandung minggu depan.

2. Konjungsi Pertentangan Konjungsi pertentangan merupakan bentuk kata hubung yang menghubungkan dua buah kalimat, kata, ataupun klausa yang sederajat namun mempertentangkan kedua bagian tersebut. Kata hubung yang biasa dipakai pada konjungsi ini adalah tetapi, melainkan dan sedangkan. Contoh : Rumah itu besar tetapi tidak terawat. Banyak yang ingin sekolah tetapi tidak punya biaya. Mereka tidak berbohong, melainkan mengatakan yang sebenarnya.

3. Konjungsi Pilihan Konjungsi pilihan atau disjungtif adalah bentuk konjungsi yang berfungsi menghubungkan dua unsur kalimat atau lebih dengan tujuan untuk memilih. Kata hubung yang biasa digunakan adalah : atau, ataupun, maupun. Contoh : Kamu mau membeli sepatu atau tas? Nasi goreng ataupun Mie goreng sama saja, keduanya dia suka. Baik pagi, siang maupun malam, kerjanya bermalas-malasan saja.

4. Konjungsi Waktu Konjungsi waktu memiliki fungsi sebagai kata hubung yang menjelaskan hubungan waktu antara dua hal. Konjungsi waktu bisa menjelaskan hubungan yang sederajat maupun tidak sederajat. Contoh kata hubung yang biasa digunakan adalah sebelumnya, selanjutnya, bilamana, sejak, sesudah dan lainnya. Contoh : Setelah kata sambutan dari kepala sekolah acara selanjutnya adalah pentas seni. Mereka sudah ada disana sejak hujan turun. Gita membaca buku yang sebelumnya dia pinjam dari perpustakaan.

5. Konjungsi Tujuan Konjungsi tujuan adalah konjungsi yang menjelaskan maksud, tujuan suatu kejadian atau tindakan. Kata hubung yang biasa digunakan diantaranya adalah : guna, untuk, agar, dan supaya. Contoh : Ibu membuat sarapan untuk Aldi. Mereka membersihkan kali supaya tidak banjir lagi saat musim penghujan. Polisi mengatur lalu lintas agar jalanan tidak macet. Ibu menghukumnya guna memberinya pelajaran.

6. Konjungsi Sebab Konjungsi sebab atau kausal merupakan bentuk kata hubung yang menjelaskan kejadian yang terjadi akibat suatu sebab tertentu/khusus. Kata hubungnya adalah : sebab dan karena. Contoh : Banjir yang terjadi kemarin karena saluran air tersumbat. Aldi jatuh sakit karena bekerja terlalu keras. Mereka percaya dengan cerita itu sebab mereka sudah mengalaminya sendiri.

7. Konjungsi Akibat Konjungsi akibat atau konsekutif merupakan bentuk kata hubung yang menerangkan bahwa suatu keadaan tersebut dapat terjadi karena penyebab yang lainnya. Contoh kata hubung yang digunakan adalah : Sehingga, sampai, dan akibatnya. Contoh : Gugun malas belajar akibatnya dia tidak lulus ujian. Anak-anak terlalu asyik bermain sampai mereka lupa hari sudah malam.

Comments

Popular posts from this blog

katalog oriflame September 2018

Contoh Surat Perjanjian Hutang